medan tour lake toba

There are a lot of different ethnological groups in Sumatera. The people living in a wide area around Lake Toba are known as “The Batak”. Numbering somewhere around seven million people, the Batak are divided into six subgroups; TOBA, SIMALUNGUN, KARO, MANDAILING, PAKPAK, NIAS each with their own language and different customs. Three of those groups are: The Toba Batak – probably the most famous of those groups. They are to be found around Lake Toba and on Samosir Island. Secondly, The Simalungun, you can found at Pematangsiantar and Haranggaol, and third: The Karo – people living in the highlands surrounding well known Berastagi.

CHESS AND MUSIC

Today the Bataks are still very well known for their ability to play chess on a high level. Dutchman Max Euwe, the former number one chess player in the world, once visited Lake Toba and was challenged by the local Batak champion. Max Euwe lost. The Bataks used to carve their own chess pieces. Nowadays replicas can still be bought at the souvenir shops in Tomok, Ambarita and Tuk-tuk. One other favourite occupation of the Bataks is making music. It seems that almost every little boy is born with a guitar. Hear them playing guitar and singing every evening. The Batak are a very flamboyant and open minded people and it’s a pleasure to spend time with them.

Find the best Medan Travel Partner for Medan Tour and Lake Toba Tour? We recommended of Medandriver.com and Tobatransporter.com

BATAK IN PHILLIPINES

Although there are ethnological groups with the same name – Batak – on the Phillipines and in Malaysia, it is not known where the Batak originally came from. The Batak used to have their own script. This is not being used anymore and only some of the very old Batak still have the ability to read and write this old script. You can still find this script on the Batak calendars that are sold in the souvenir shops. The Batak are subdivided in clans – so called ‘marga’. A marga can consist of several different family names (even up to around 300). People are not allowed to marry someone from within the same marga.

Selengkapnya →

Cara Mempromosikan Diri Lewat Social Networks

Saat ini social networking menjadi suatu kebutuhan bagi semua pengguna internet, dapat dikatakan harga mati. tapi sebelum kita lanjut ke hal yang lebih dalam lagi, alangkah lebih baiknya kita mengetahui apakah social networking (jejaring sosial) itu? Menurut wiki, Jejaring sosial atau jaringan sosial adalah suatu struktur sosial yang dibentuk dari simpul-simpul (yang umumnya adalah individu atau organisasi) yang diikat dengan satu atau lebih tipe relasi spesifik seperti nilai, visi, ide, teman, keturunan, dll. Jadi social networking itu bisa dikatakan generasi kedua forum diskusi, tapi sifatnya lebih modern dengan full features pertemanan yang lebih komplit.

Dengan adanya Social networking, kita jadi lebih mudah untuk sharing dan berkomunikasi dengan teman-teman seprofesi, se-alumni, sehobi, pokonya yang sesuai dengan kebutuhan networking kita. Nah sekarang bagaimana cara kita mempromosikan diri tanpa menujukkan diri kita sebagai spammer? pertanyaan bagus bukan? banyak yang harus kita lakukan tentunya, karena  tidak mudah membuat dirimu dikenal dalam waktu cepat.  Sangat mudah untuk mendaftarkan diri ke semua social networking yang ada dan mensubmit your “stuff” kesana. Tapi hal ini tidak menjadikan jaminan usaha kamu berhasil, banyak yang kamu harus lakukan. Ayo kita bahas lebih lanjut…

Selengkapnya →

Menentukan Gaji Graphic Designer dan Harga Design

Gaji Graphic Designer idealnya berapa sih? Sampai detik artikel ini dibuat, masih banyak terjadi perdebatan dan bahkan kebingungan diantara para designer, khususnya para graphic designer tentang berapa standar gaji seorang graphic designer. Menjawab tentang gaji seorang graphic designer tidaklahmudah. Gaji graphic designer di Indonesia sampai saat ini masih mengacu pada billing company atau seberapa besar billing client yang di hasilkan oleh sebuah perusahaan advertising. Oleh karenanya setiap perusahaan advertising mempunyai standar tersendiri dalam memberikan gaji terhadap graphic designernya.

Menentukan Gaji Graphic Designer memang susah-susah gampang.

Sebenarnya besarnya gaji yang akan di dapat oleh desainer grafis (untuk seterusnya saya akan memilih istilah ini daripada ‘Graphic Designer’, karena lebih Indonesia. Hehehe) itu bisa ditentukan oleh desainer grafis itu sendiri, dalam arti skill kemampuan dan profesionalisme yang dimiliki oleh seorang desainer grafis. Hanya dialah yang lebih tahu, layak atau tidaknya individu seorang desainer grafis itu mendapatkan gaji yang ia terima, bukan perusahaan dimana dia bekerja dan berkarya. Pengalaman, jam terbang, portfolio, juga merupakan salah satu faktor yang akan mempengaruhinya.

Selengkapnya →

9 hal yang harus diperhatikan sebelum menjadi freelancer

Bagi sebagian besar kita, bekerja menjadi freelancer full time tampaknya seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Kita bisa menjadi bos untuk diri kita sendiri, jam kerja yang bisa diatur sendiri, dan bertanggung jawab atas keberhasilan kita sendiri. Semua itu terdengar wah dan menyenangkan bukan?, tapi bekerja lepas (freelance) full time belum tentu cocok untuk semua orang. Sementara beberapa freelancer berkembang dan menjadi bos buat diri mereka sendiri, sebagian yang lain menyadari bahwa bekerja freelance full time tidak sebagus waktu mereka bekerja kantoran di tempat mereka bekerja sebelumnya dan menghabiskan 9-5 (nine to five berangkat pukul 9 dan pulang pukul 5) waktu mereka.

Banyak orang yang berhasil berkembang pada pekerjaan kantoran, entah karena mereka senang berkerja dalam tim/kelompok untuk berdiskusi, saling becanda dengan teman kantor di sela-sela bekerja, hangout pada saat jam istirahat sambil lunch, atau karena memang terbiasa nyaman di zona yang serba teratur. Untuk tipe orang seperti ini, mereka tidak akan cocok untuk bekerja sebagai freelancer. Jadi, sebelum kamu memutuskan terjun jadi freelancer, coba deh pikirkan hal berikut ini:

Selengkapnya →

4 Alasan Meluangkan Waktu untuk Bertemu Freelancer Lain

Anda freelancer? Merasa akhir-akhir ini sedikit bosan dengan rutinitas Anda? Sesibuk apapun Anda, Anda ada baiknya meluangkan waktu khusus untuk bertemu freelancer lain.

Walaupun hanya 1 bulan sekali atau 2 bulan sekali , itu terserah Anda. Terpenting, luangkan waktu Anda. Banyak hal yang dapat Anda dapatkan . Tentunya ini bermanfaat untuk going concern Anda.

1. Freelancer lain dapat memberikan pelajaran baru

Berbincang-bincang sejenak bersama freelancer lainnya tentunya akan memberikan Anda banyak pelajaran, seperti bagaimana menghadapi klien-kilen yang harus dihindari , cara menarik perhatian klien baru , ataupun menghadapi klien yang menolak membayar atas jasa yang telah Anda berikan.

Selengkapnya →

Pin It on Pinterest